Showing posts with label Software. Show all posts
Showing posts with label Software. Show all posts

Monday, August 10, 2009

Sekilas Tentang Java


Apa Itu JAVA?

Java diciptakan oleh James Gosling dan Patrick Naughton dalam suatu proyek dari Sun Microsystem sekitar tahun 1991. Pada ingin diberi nama OAK (berasal dari nama pohon yang terdapat pada kantor James Gosling), tetapi karena kata OAK telah ada pada Sun Microsystem,maka diberi nama Java (dari inspirasi minum kopi). Browser pertama yang dapat membaca script Java adalah Hot Java. Setelah Browser Netscape dari perusahaan Netscape Navigator dan Internet Explorer dari perusahaan Microsoft Inc.dapat membaca script Java,bahasa Java makin populer. Vendor-vendor lain seperti IBM, Oracle, Symantec, Inprise (dahulu Borland Inc), dan perusahaan-perusahaan mobile seperti Nokia, Siemens (BenQ), Sony Ericsson, Motorola, dan Samsung juga mengadopsi teknologi Java.

Java adalah bahasa yang perkembangannya sangat pesat dan memiliki dukungan yang sangat besar dari komunitas pengembang perangkat lunak di seluruh dunia. Java juga selalu menunjukkan kesuksesaannya dalam setiap implementasinya dalam platform yang beragam. Java juga Merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa C, sehingga pengembang (programmer) C tidak mengalami kesulitan beralih ke Java.


Java adalah bahasa pemrograman Object-oriented yang dikembangkan oleh perusahaan Sun Microsystem.Java berawal dar proyek dari “Green” yang dipimpin oleh James Gosling Proyek tersebut berusaha mengembangkan sebuah bahasa object-oriented baru yang portable dan dapat diimplementasikan pada beragam peralatan dengan kapasitas memory yang terbatas. Meskipun pernah terhenti,namun proyek Green dihidupkan kembali ketika pada tahun 1995 terjadi booming internet yang terutama disebabkan oleh kehadiran layanan World Wide Web (WWW) yang mampu menyajikan tampilan yang menarik dan interaktif sehingga internet menjadi media bertukar informasi yang sangat digemari oleh banyak kalangan.

Produk dari “Green” adalah bahasa baru yang kini dikenal dengan nama “Java”, meskipun pada awalnya sempat dinamakan “Oak”. Sesuai dengan tujuan proyek “Green”, Java dibekali dengan kemampuan untuk dapat dipergunakan pada beragam platform, dengan kata lain Java dirancang sebagai bahasa yang portable. Berbeda dengan tingkat portabilitas yang dimiliki oleh bahasa lain, Seperti C/C++ misalnya, portabilitas Java sangat tinggi. Aplikasi yang ditulis dengan Java dapat langsung dijalankan pada platform yang mendukung Java tanpa perlu mengkompilasi ulang kode sumber Java tersebut. Hal ini dengan baik dapat didemontrasikan oleh Java dengan Appletnya yang sangat terkenal dan membuat orang tercengang.

Untuk Minggu Selanjutnya saya akan membahas tentang coding java dan cara menjalankannya.




Friday, July 31, 2009

Moziila Rilis Desain Firefox 4.0


Belum lama meluncurkan Firefox 3.5, Mozilla sudah mulai memasang ancang-ancang untuk Firefox 4. Beberapa foto desain Firefox 4 sudah mulai dibocorkan di Mozilla Wiki.

Dari beberapa desain yang diperlihatkan, salah satu desain memiliki kemiripan dengan Google Chrome. Di antaranya perubahan letak Tab Control di posisi paling atas. Desain tersebut sebenarnya juga akan digunakan oleh Apple Safari 4, tetapi dihapus saat peluncuran final.

Perubahan lain yang tampak adalah standar Menu bar yang hilang dari peredaran, dan letak Page and Tools yang sekarang berada di samping kolom Search. Untuk yang satu ini mirip desain di Microsoft Internet Explorer 7.



Selain hilang atau berpindahnya bar-bar lama, Mozilla juga memasukkan hal baru yang sebenarnya tidak terlalu signifikan yang diberi nama Combo Stop/Refresh/Go Button. Pada salah satu desain yang ditampilkan, terlihat kotak di samping kanan kolom Search yang akan berubah warna sesuai aksi yang diambil. Sebagai contoh, apabila kita ingin masuk ke sebuah situs, maka kotak tersebut akan berubah warna jadi hijau, kalau ingin keluar akan berubah jadi merah.

Dari semua perubahan yang ditunjukkan, salah satu perubahan yang paling disayangkan adalah hilangnya Bookmark Link bar. Perubahan yang satu ini sudah mendapat protes dari pengguna internet karena tidak bisa dibayangkan kalau harus mencari ulang situs-situs lama yang ingin dikunjungi.

Meskipun terlihat banyak perubahan, bukan berarti desain-desain yang ditunjukkan adalah desain akhir. Semua desain tersebut hanyalah desain awal saja, sebuah mock-up, dan belum tentu dipakai di desain akhir.

Sumber:Kompas


Friday, July 24, 2009

Mengatur Setting Firefox Dari About:Config

Salah satu hal terbaik dari fiefox adalah fleksibilitas dan ekstensibilitas.Untuk mengakses bagian internal Firefox,buka halaman about:config.

Jika Anda hanyalah user firefox biasa,maka anda mungkin tidak familiar dengan halaman about:config. Halaman about:config Firefox tidaklah tampak seperti halaman biasa karena ia berisi konfigurasi tersembunyi. Ia tersembunyi karena cukup powerful dan tidak sederhana seperti jendela Preferences biasa. Pada halaman about:config, Anda harus tahu betul apa yang dilakukan atau Anda bisa membuat segalanya kacau.

Pada waktu kali pertama membuka halaman about:config, Anda harus menerima suatu persetujuan (yang sebenarnya hanyalah suatu peringatan) sebelum melanjutkan. Anda akan melihat daftar item konfigurasi Firefox. Konfigurasi yang telah di ubah oleh user dicetak tebal dengan status user set. Banyak dari opsi tersebut dikonfigurasi ketika proses instalasi, tapi bisa Anda mengubahnya sesuai keinginan.

Ketika membuka halaman konfigurasi Anda akan melihat boks Filter yang bisa digunakan untuk mencari item tertentu. Ini membuat pencarian item jadi lebih mudah dibanding halaman menggulung-gulung daftar yang panjang tersebut. Untuk menggunakan Filter, ketik seluruh atau sebagian nama item pada boks dan kemudian enter.

Item Apa Yang Ditampilkan about:config?

Ketika membuka halaman about:config, Anda akan melihat kolom Preference Name, Status, Type, dan Value. Preference Name menampilkan nama item, Status menampilkan status item (Firefox akan mengubahnya ke user set jika nilainya telah diubah oleh user), Type menampilkan tipe data item, dan Value menampilkan nilai Item, Ketika mengedit item, Anda hanya mengedit bagian nilai dari masing-masing opsi. Hampir semua item bisa dimodifikasi. Item bisa berupa nilai boolean, Integer, atau String. Anda juga bisa menambahkan item ke about:config.

Cara paling mudah untuk mengenal konfigurasi yang digunakan oleh browser adalah mengubah item eksiting. Setting yang terdapat pada menu Tools, Options juga bisa dikonfigurasi dari about:config. Sebagai contoh, mari kita ubah halaman Start dari about:config supaya mengarah ke http://www.din23evox.blogspot.com.

Pertama, buka about:config, dan kemudian ketik startup pada boks Filter dan kemudian tekan Enter, Firefox akan menampilkan semua item yang pada namanya terdapat kata “startup”. Item untuk homepage adalah browser.startup.homepage. Untuk mengubahnya ke situs http://www.din23evox.blogspot.com, klik ganda item dan pada kotak dialog yang muncul, ketik http://www.din23evox.blogspot.com, dan kemudian klik OK.

Beberapa perubahan seperti homepage segera berlaku, tapi beberapa perubahan lain mungkin mengharuskan Anda untuk merestart Firefox, Firefox tidak akan memberitahu apakah Anda perlu melakukan restart atau tidak supaya perubahan tersebut berlaku. Sekarang setelah mengetahui Firefox. Jangan lupa bahwa ada banyak sekali setting di sini dan perlu diwaspadai bahwa beberapa setting bisa membuat perilaku Firefox menjadi tak terduga.

Mempercepat Firefox

Ketik pipelining pada boks Filter. Untuk network.http.pipelining ubah nilainya ke true, dan untuk network.http.pipelining.maxrequest naikkan nilainya menjadi 8. Sekarang klik maxconnection pada boks Filter. Untuk network.http.max-connection naikkan nilainya menjadi 96, dan untuk network.http.pipelining.-per-server naikkan nilainya menjadi 32.

Ada Cara lain untuk mempercepat firefox berikut caranya ada di bawah:


1. Untuk mempercepat browsing :

  1. Ctrl+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .com. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.yahoo.com” jadi ketiklah “yahoo” kemudian klik ctrl+enter
  2. Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .net. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.telkom.net” jadi ketiklah “telkom” kemudian klik shif+enter
  3. Ctrl+Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .org. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.dikti.org” jadi ketiklah “dikti” kemudian klik Ctrl+Shift+Enter

2. Tweeking Firefox :


  1. Ketik “about:config” di firefox anda kemudian enter

  1. Maka akan keluar sebuah settingan untuk tweaking firefox
  2. Untuk merubahnya, klik 2 kali dan masukkan data perubahannya
  3. Jika data dibawah tidak terdapat dalam settingan default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer, untuk true/false pilih Boolean.

- Untuk pengguna DSL :

  1. Set “network.http.pipelining : true”
  2. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
  3. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64″
  4. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″

- Untuk pengguna ADSL :

  1. Set “network.http.max-connections : 64″
  2. Set “network.http.max-connections-per-server : 21″
  3. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8″
  4. Set “network.http.pipelining : true”
  5. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100″
  6. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
  7. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″

- Untuk pengguna Dial Up

  1. Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
  2. Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
  3. Set “network.http.max-connections : 32″
  4. Set “network.http.max-connections-per-server : 8″
  5. Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8″
  6. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4″
  7. Set “network.http.pipelining : true”
  8. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 8″
  9. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
  10. Set “plugin.expose_full_path : true”
  11. Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”
  12. Set “content.interrupt.parsing : true”
  13. Set “content.max.tokenizing.time : 3000000″
  14. Set “content.maxtextrun : 8191″
  15. Set “content.notify.backoffcount : 5″
  16. Set “content.notify.interval : 750000″
  17. Set “content.notify.ontimer : true”
  18. Set “content.switch.threshold : 750000″
Warning : Saya tidak menyarankan untuk melakukan tweaking firefox anda. Tweaking ini sendiri dikeluarkan oleh pengembang firefox jadi bukan sembarang tweaking, namun resiko ditanggung sendiri karena setelah tweaking tidak ada opsi untuk mengembalikan settingan default firefox anda.

Semoga Bermanfaat.


Sumber:PCMEDIA, Mozilla.