Monday, May 31, 2010

Batasan-batasan Pelanggran dalam dunia IT

Setahun yang lalu saya pernah membahas mengenai pengertian hacker bagi orang awam kini saya akan membahas kembali & Tips Menghindari pencurian data pribadi yang saat ini mulai marak sekali
Apa sih hacker ?
Hacker adalah seseorang yang mengerti sebuah sistem, bagaimana caranya sistem tersebut bekerja, dan mengetahui jawaban dari pertanyaan seperti ini : " Jika saya menambahkan, meng edit, atau menghapus bagian ..... , maka yang terjadi adalah .....

Misalnya saja, anda mengerti bagaimana cara membuat mobil, mengerti bagian-bagian mesinnya, dan mengetahui komponen apa saja yang di butuhkan sebuah mobil agar mobil tersebut bisa berjalan dengan baik.

Karena anda mengetahui sistem "Mobil" tersebut, maka Anda juga mengetahui bagaimana cara membuat mobil tersebut tidak bisa berjalan.

Pada prinsipnya, Jika anda mengerti konsep dari logika program, "Jika dan maka" , Jika lakukan ini, maka...., dan mengerti bagaimana sistem tersebut di buat, mengetahui bagian-bagian pentingnya, anda juga pasti mengetahui apa yang harus di lakukan untuk membuat sistem tersebut tidak berjalan.

Kenali dulu sistem yang akan di tembus, lalu ajukan pertanyaan, "Apa , dan Bagaimana, lalu Apabila ??"

Sebagai studi, anggap saja Anda ingin melakukan hacking terhadap situs semuabisnis.com, maka anda perlu mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan " apa ? , bagaimana ? dan apabila.



Mari kita mulai dengan pertanyaan pertama.

1. kita mulai dengan pertanyaan "Apa... "

Apa sistem yang di pakai semuabisnis.com ?
- situs ini menggunakan sistem aplikasi PHP, dan Apache sistem sebagai servernya.

Apa versi dari php dan apache yang di gunakan ?
- Versi PHP yang di gunakan adalah versi php .. ( edit yee :P ) , dan apache versi ... ( di edit juga yah )

Apa kah dari versi tersebut terdapat bug / kelemahan ?
- kelemahan dari versi tersebut adalah ...... ( di edit ah.. :D )

Apa yang di akibatkan dari bug / kelemahan tersebut ?
- Kelemahan tersebut bisa mengakibatkan .....

2. Pertanyaan yang di mulai dengan " Bagaimana... "
Anggap saja anda sudah mengetahui versi nya, dan juga mengetahui kelemahan dari versi tersebut. lalu....

Bagaimana memanfaatkan kelemahan tersebut ?

Bagaimana cara mengeksekusi kelemahan tersebut ?


3. Pertanyaan yang di mulai dengan " Apabila... "

Pertanyaan khusus jika anda sudah mengetahui kelemahan-kelemahan yang terdapat di PHP dan apache server.

- Saya melihat di semuabisnis.com ada halaman member area, lalu apabila saya memasukkan kode 'or"=' di bagian username dan password apakah saya bisa masuk ke halaman member area ?

- Saya juga melihat semua bisnis menggunakan mysql, lalu apabila saya memasukkan perintah sql di salah satu form, apa yang terjadi ?

Kira-kira proses nya seperti itu, mengetahui suatu system sama saja mengetahui bagaimana membuat sistem tersebut tidak berjalan, atau memanipulasi system tersebut.

Oh ya, walaupun pada contoh di atas adalah menggunakan situs semuabisnis.com bukan berarti saya meminta anda untuk melakukan hacking di situs ini, bila anda lakukan, wah... saya bakal kerepotan. Anda lebih pintar dari saya, silahkan cari situs lain untuk pembelajaran.

Hirarki / Tingkatan Hacker

Ternyata Hacker juga mempunyai tingkatan-tingkatan, tiap tingkatan di bedakan dengan kemampuan dan ilmu yang dimiliki sang hacker :

1.Elite

Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.

2.Semi Elite

Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.

3.Developed Kiddie

Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

4.Script Kiddie

Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

5.Lammer

Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

Untuk tips aman hindari pencurian data pribadi bisa liat di :blog gw


Sumber: http://din23evox.blogspot.com/2009/07/arti-hacker-bagi-orang-awam.html

Sunday, May 30, 2010

VPN


VPN adalah singkatan dari virtual private network, yaitu jaringan pribadi (bukan untuk akses umum) yang menggunakan medium nonpribadi (misalnya internet) untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.


Keuntungan menggunakan layanan Virtual Private Network.

1. Browsing, surfing, dan transfer data melalui internet menjadi semakin aman.
2. Menyembunyikan IP address Anda. Karena setelah menggunakan VPN kami, IP address yang terekam merupakan IP address dari server kami yang lokasinya berada di Amerika.
3. Seluruh aplikasi di komputer/PC anda menjadi lebih aman. Misalnya skype, instant messagers: ICQ,AIM,email dan lain sebagainya.
4. Akses dengan kecepatan tinggi ke beberapa situs atau layanan lainnya.
5. Proteksi penuh terhadap akses internet Anda ketika berada pada lokasi hotspot/WiFi.
6. Bypass pemblokiran yang dilakukan oleh Internet Service Provider (ISP) dimana Anda melakukan koneksi internet.

VPN (Virtual Private Network) merupakan suatu cara untuk membuat sebuah jaringan bersifat "private" dan aman dengan menggunakan jaringan publik misalnya internet. VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan publik sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi (dibungkus) dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan publik dan dapat mencapai akhir tujuan.

Sedangkan untuk mendapatkan koneksi bersifat private, data yang dikirimkan harus dienkripsi terlebih dahulu untuk menjaga kerahasiaannya sehingga paket yang tertangkap ketika melewati jaringan publik tidak terbaca karena harus melewati proses dekripsi. Proses enkapsulasi data sering disebut "tunneling".

Anda dapat mengakses server kantor melalui VPN dimana saja, entah itu dirumah atau dijalan secara aman meskipun anda menggunakan infrastruktur jaringan internet dalam penggunaannya. Menurut pandangan user, koneksi VPN merupakan koneksi point to point antara user computer dengan server korporasi dan data terkirim di atas jaringan "dedicated," padahal tidak demikian kenyataannya.

Kriteria yang harus dipenuhi VPN:

1. User Authentication
VPN harus mampu mengklarifikasi identitas klien serta membatasi hak akses user sesuai dengan otoritasnya. VPN juga dituntut mampu memantau aktifitas klien tentang masalah waktu, kapan, di mana dan berapa lama seorang klien mengakses jaringan serta jenis resource yang diaksesnya.

2. Address Management
VPN harus dapat mencantumkan addres klien pada intranet dan memastikan alamat/address tersebut tetap rahasia.

3. Data Encryption
Data yang melewati jaringan harus dibuat agar tidak dapat dibaca oleh pihak-pihak atau klien yang tidak berwenang.

4. Key Management
VPN harus mampu membuat dan memperbarui encryption key untuk server dan klien.

5. Multiprotocol Support
VPN harus mampu menangani berbagai macam protokol dalam jaringan publik seperti IP, IPX dan sebagainya.

Sumber:Membangun VPN Linux, Andi Yogyakarta


Friday, April 30, 2010

Cyberlaw


Cyberlaw adalah hukum yang digunakan di dunia cyber (dunia maya) yang umumnya diasosiasikan dengan internet. Cyberlaw merupakan aspek hukum yang ruang lingkupnya meliputi setiap aspek yang berhubungan dengan orang perorangan atau subyek hukum yang
menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet yang dimulai pada saat mulai online dan memasuki dunia cyber atau maya. Cyberlaw sendiri merupakan istilah yang berasal dari Cyberspace Law. Cyberlaw akan memainkan peranannya dalam dunia masa depan, karena nyaris tidak ada lagi segi kehidupan yang tidak tersentuh oleh keajaiban teknologi dewasa ini dimana kita perlu sebuah perangkat aturan main didalamnya (virtual world).

1.Cyberlaw tidak akan berhasil jika aspek yurisdiksi hukum diabaikan. Karena pemetaan yang mengatur cyberspace menyangkut juga hubungan antar kawasan, antar wilayah, dan antar negara, sehingga penetapan yuridiksi yang jelas mutlak diperlukan. Ada tiga yurisdiksi yang dapat diterapkan dalam dunia cyber. Pertama, yurisdiksi legislatif di bidang pengaturan, kedua, yurisdiksi judicial, yakni kewenangan negara untuk mengadili atau menerapkan kewenangan hukumnya, ketiga, yurisdiksi eksekutif untuk melaksanakan aturan yang dibuatnya.2 Cyberlaw bukan saja keharusan, melainkan sudah merupakan kebutuhan untuk menghadapi kenyataan yang ada sekarang ini, yaitu dengan banyaknya berlangsung kegiatan cybercrime. Untuk
membangun pijakan hukum yang kuat dalam mengatur masalahmasalah hukum di ruang cyber diperlukan komitmen kuat dari pemerintah dan DPR. Namun yang lebih penting adalah bahwa aturan yang dibuat nantinya merupakan produk hukum yang adaptable 1,2.{"http://www.depkominfo.go.id/portal/?act=detail&mod=artikel" } terhadap berbagai perubahan khususnya di bidang teknologi informasi. Kunci dari keberhasilan pengaturan cyberlaw adalah riset yang komprehensif yang mampu melihat masalah cyberspace dari aspek
konvergensi hukum dan teknologi. Selain itu, hal penting lainnya adalah peningkatan kemampuan SDM di bidang Teknologi Informasi. Karena Cyberlaw mustahil bisa terlaksana dengan baik tanpa didukung oleh Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan ahli di bidangnya.
Oleh sebab itu, dengan adanya cyberlaw diharapkan dapat menaungi segala kegiatan dunia maya dan member kepastian hukum kepada para pelakunya.1.2 Potensi Kejahatan Dunia Maya
Kejahatan dalam bidang teknologi informasi dengan melakukan serangan elektronik berpotensi menimbulkan kerugian pada bidang politik, ekonomi, social budaya, yang lebih besar dampaknya
dibandingkan dengan kejahatan yang berintensitas tinggi lainnya. Di masa datang, serangan elektronik dapat mengganggu perekonomian nasional melalui jaringan yang berbasis teknologi informasi seperti perbankan, telekomunikasi satelit, listrik dan lalu lintas penerbangan. Hal ini dipicu oleh beberapa permasalahan yang ada dalam konvergensi teknologi, misalnya internet membawa dampak negatif dalam bentuk munculnya jenis kejahatan baru, seperti hacker yang
membobol komputer milik bank dan memindahkan dana serta merubah data secara melawan hukum. Teroris menggunakan internet untuk merancang dan melaksanakan serangan, penipu menggunakan kartu kredit milik orang lain untuk berbelanja melalui internet.3 Perkembangan TI di era globalisasi akan diwarnai oleh manfaat dari adanya e-commerce, e-government, foreign direct investment, industry penyedia informasi dan pengembangan UKM. Dapat dibayangkan, bagaimana jika sebuah infrastruktur teknologi informasi yang bersentuhan dengan hajat hidup orang banyak tidak dilindungi oleh system keamanan. Misalnya jaringan perbankan 3.
{ "http://www.cybercrimelaw.net" } dikacau balaukan atau dirusak data-datanya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga informasi yang ada di dalamnya juga kacau dan rusak. Dengan demikian masyarakat yang bersentuhan dengan validasi data-data tersebut akan dirugikan. Angka-angka hanya sederet tulisan, akan tetapi angka-angka dalam sebuah data dan informasi perbankan merupakan hal yang sensitif. Kacaunya atau rusaknya angka-angka tersebut dapat merugikan masyarakat, bahkan dapat merusak lalu lintas perekonomian dan keuangan serta berdampak pada kehidupan politik suatu bangsa. Selain itu juga berdampak pada keamanan, ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat. Demikian pula, infrastruktur TI lainnya seperti Penerbangan, Pertahanan, Migas, PLN dan lain-lainnya dapat dijadikan sebagai sarana teror bagi teroris. Dimasa depan, bukan tidak mungkin teroris akan menjadikan jaringan teknologi informasi sebagai sarana untuk membuat kacau dan terror
dalam masyarakat. 1.3 Perangkat Cybercrime dan Tingkat Kerugian Cybercrime adalah tindak kriminal yang dilakukan dengan menggunakan teknologi komputer sebagai alat kejahatan utama. Cybercrime merupakan kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi komputer khususnya internet. Cybercrime didefinisikan sebagai perbuatan yang melanggar hukum dan tindakan yang dilakukan dapat mengancam dan merusak infrastruktur teknologi informasi, seperti : akses illegal, percobaan atau tindakan mengakses sebagian maupun seluruh bagian sistem komputer tanpa izin dan pelaku tidak memiliki hak untuk melakukan pengaksesan. 1.3.1 Bentuk-Bentuk Cybercrime4
1. Unauthorized Access to Computer System and Service,
2. Illegal Contents,
3. Data Forgery,
4. Cyber EspionageCyber Sabotage and Extortion,
5. Offense against Intellectual Property,
6. Infringements of Privacy,
7. Cracking, dan
8. Carding.

Sumber:ilmumengenaikomputer.blogspot.com