Tuesday, March 3, 2009

Pengguna Facebook Berhati-hatilah!


Pencuri data pribadi di internet alias phisher mulai mengintai Facebook. Para pecinta situs jejaring ini pun harus berhati-hati, jangan mencantumkan seluruh rahasia Anda di Facebook!

Selain itu, kewaspadaan juga harus ditingkatkan ketika menerima email dari orang tak dikenal. Sebab, para penjahat cyber ada pula yang mengaku-ngaku berasal dari pihak Facebook dan menuding Anda telah melakukan pelanggaran.

Kemudian, calon korban diminta untuk mengklik link yang telah disediakan. Padahal di link tersebut, sudah disiapkan jebakan maut untuk menjerat calon korban.

Aplikasi yang wara-wiri di Facebook juga tak seluruhnya aman. Graham Cluley, konsultan teknologi senior di Sophos mengatakan bahwa datangnya semua program jahat ini salah satunya adalah karena Facebook membolehkan siapapun untuk membuat aplikasi.

Namun sayangnya, semua aplikasi pihak ketiga ini tidak dicek dan dievaluasi terlebih dahulu sebelum disuguhkan kepada para pengguna. Ironisnya lagi, meski satu aplikasi dihapus maka akan muncul aplikasi-aplikasi jahat lainya yang tidak kalah merugikan.

Aplikasi bernama 'My Account' dan 'Reported For Rule Breaking' misalnya, dilaporkan tengah bersliweran di situs bikinan Mark Zuckenberg ini.
WASPADALAH-WASPADALAH.

Sumber:PCWORLD

Friday, February 27, 2009

Windows 7 Keluar Bulan September


Microsoft berkemungkinan akan mendebutkan sistem operasi terbarunya, Windows 7 di kuartal ketiga, beberapa bulan sebelum target rilis awal di akhir tahun 2009. Ray Chen, presiden Compal Electronics, vendor yang memproduksi laptop untuk HP dan Acer mengatakan bahwa "menurut rencana saat ini, seharusnya akhir September atau awal Oktober."

Windows 7, OS baru penerus Windows Vista yang dirilis di bulan Januari 2007 berkemungkinan membantu mendongkrak penjualan PC di tengah resesi global, menurut Chen. Penjualan laptop global tahun ini tidak akan berubah banyak dari 2008, akan terjual sekitar 120 hingga 125 juta unit.



"Windows 7 memiliki kinerja yang jauh lebih baik daripada Windows Vista," kata Daniel Chang, seorang analis industri komputer di Macquarie Securities di Taipei. "Ulasan yang ditulis sangat baik dan Windows 7 memiliki peningkatan drastis di segi tampilan."

Microsoft, produsen software terbesar dunia sebelumnya telah secara resmi mengatakan bahwa OS baru ini akan dirilis sekitar tiga tahun setelah mulai dijualnya Vista, atau bulan Januari 2010. Amelia Agrawal, juru bicara Microsoft yang ditugaskan di Microsoft di Singapura mengulang pernyataan tersebut baru-baru ini.

Akan tetapi, beberapa eksekutif Microsoft mengindikasikan bahwa produk tersebut berkemungkinan debut lebih awal. Di bulan Oktober tahun lalu Bill Veghte, senior VP divisi Windows mengatakan bahwa produk tersebut akan dirilis dalam satu tahun, kira-kira sama dengan prediksi Compal. Di bulan April 2008, pendiri Microsoft Bill Gates juga mengatakan bahwa versi selanjutnya akan dirilis "dalam sekitar setahun."

CEO Microsoft Steve Ballmer beberapa hari lalu menolak untuk memprediksi apakah Windows 7 akan mampu memacu industri PC yang tengah mengalami perlambatan, menambahkan bahwa niat beli konsumen maupun korporat tengah saat ini berkurang, sebuah tren yang akan terus berlanjut. Akan tetapi ia juga mengatakan bahwa Microsoft "memiliki produk yang cukup baik. Ada beberapa orang yang menunda niat belinya, setelah mencoba Vista tetapi tidak ingin menggunakannya, tetapi tetap saja harus kita lihat."

Microsoft yang saat ini masih menguasai lebih dari 90% pangsa pasar PC di dunia menghadapi persaingan yang semakin ketat. Windows kehilangan lebih dari 1% pangsa pasar karena banyaknya pengguna yang beralih menggunakan Mac. Windows juga dalam waktu dekat ini akan mulai bersaing dengan OS Android buatan Google yang walaupun saat ini hanya dipakai di ponsel, akan mulai memasuki segmen netbook.



Sumber:Bloomberg

Thursday, February 26, 2009

Google DoubleClick sebarkan virus dalam iklan


File Winratit.exe termasuk file yang digunakan untuk menjebak netter.

Google DoubleClick umumnya banyak tampil sebagai iklan pada sebuah website. Nyatanya, media iklan dari Google DoubleClick digunakan sebagai penyebar kode jahat dengan virus yang bisa menginfeksi computer.
Beberapa user mendapatkan tampilan banner berisi code berbahaya ketika masuk ke situs perusahaan Ziff Davis.

Google langsung mengantisipasi penyebaran code berbahaya tersebut, dan membersihkan daftar iklan yang berbahaya dari jaringan Google DoubleClick. Juru bicara Google tidak memberi informasi lebih lanjut, sejak kapan iklan berbahaya tersebut tampil dan berapa banyak website terkena dampaknya.



Iklan berbahaya di Google DoubleClick mengunakan 2 cara. Dengan mencoba menginfeksi user ketika mengclick iklan serta menawarkan antivirus. Bila user membuka langsung, maka situs yang dikunjungi akan melepas beberapa code berbahaya dan menyerang computer termasuk file Winratit.exe kedalam folder temporary. File tersebut nantinya akan diload ketika computer restart. Seperti cerita lalu, malware yang menginfeksi akan mengatakan bahwa computer telah terinfeksi dan perlu membersihkan dengan antivirus. Mau bersih harus bayar, setelah bayar barulah ketahuan bahwa antivirus yang dibeli adalah palsu.



Sumber:DETIK