Tuesday, May 19, 2009

Pintar Memilih Harddisk External (Portabel)


Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda pasti pernah mengalami hal yang satu ini. Merasakan kapasitas simpan pada harddisk yang dipasang di dalam komputer menciut dengan cepat. Maksudnya, dengan cepat Anda kekurangan kapasitas simpan.

Ini sebenarnya tidak mengherankan, mengingat file-file video dari YouTube, koleksi foto hasil jepretan kamera digital yang kian tinggi resolusinya, plus aplikasi-aplikasi menarik yang sering Anda unduh, sunting, dan pakai, terus saja bertambah, sementara kapasitas harddisk tidak Anda tambah.

Kalau sudah begini, solusi yang paling praktis adalah dengan menambahkan sebuah harddisk portabel, alias eksternal. Mengapa kami sebut praktis? Sebab tidak perlu repot-repot buka casing dan menghubungkan kabel harddisk ke motherboard.



Praktis, Ringkas
Tinggal koneksikan saja harddisk portabel ke port USB/FireWire komputer via kabel yang disediakan, dan Anda sudah mendapat tambahan kapasitas, yang mungkin saja lebih besar dibandingkan harddisk yang bercokol dalam komputer Anda. Juga tidak perlu pasang power supply tambahan. Mudah dan cepat bukan?

Harddisk portabel, sesuai namanya, tentu mudah dibawa-bawa, termasuk dimasukkan dalam saku celana, karena bentuknya yang ringkas, kompak. Biasanya, harddisk portabel datang disertai dengan software backup. Memang fungsi harddisk portabel – tadinya – adalah sebagai media backup. Karena itu, harddisk portabel juga berfungsi sebagai pemulih (restorer) data dan file jika file ‘asli’ terkorupsi, karena virus misalnya.

Apa yang Perlu Diperhatikan?
Di pasar saat ini ada banyak sekali pilihan merek harddisk portabel, antara lain A-Data, Buffalo, Iomega, Imation, LaCie, Maxtor, Qnap, Samsung, Seagate, Toshiba, Transcend, dan Western Digital. Fisik harddisk portabel masa kini cantik, mungil, dengan kapasitas yang kian besar. Ada yang mengemaskan harddisk 1,8”, ada yang 2,5”, juga 3,5”. Tinggal pilih mana yang dibutuhkan.

Nah, agar Anda tidak terlalu repot memikirkan apa saja yang harus dipertimbangkan saat membeli harddisk portabel, berikut kami berikan sedikit panduan. Perhatikan hal-hal di bawah ini saat berbelanja harddisk portabel.

1. Kapasitas (kapasitas simpan file maksimal)
Kapasitas simpan harddisk portabel bervariasi, dimulai dari 40GB sampai 500GB. Namun kini juga sudah muncul harddisk portabel yang daya tampungnya mencapai 1,5TB (terabyte). Jika Anda banyak bekerja dengan file video dan grafis, kami sarankan untuk memilih harddisk portabel dengan kapasitas terbesar yang bisa Anda beli.

Selain ditujukan sebagai suplemen harddisk di komputer desktop, kebanyakan harddisk portabel kini justru membidik pasar pengguna notebook dan netbook (mini notebook). Harddisk portabel yang ditujukan pada notebook/mini notebook hadir dalam dua ukuran: 2,5” dan 1,8”. Namun Anda juga tidak dilarang memilih yang berukuran 3,5”, kendati yang satu ini lazimnya ditujukan pada PC desktop. Tentu kenyamanan membawa-bawanya akan berbeda. Selain itu, harga harddisk portabel 1,8” pasti lebih mahal dibandingkan yang 2,5”, kendati keduanya berkapasitas tepat sama.

2. Kecepatan putar drive
Kecepatan putar disk sebagian ditentukan oleh kecepatan laju data, dan dinyatakan dalam rpm (rotation per minute). Umumnya harddisk portabel berputar pada kecepatan 5400rpm.

3. Besar buffer atau cache
Besarnya buffer mewakili jumlah memori yang di-cache, atau disimpan yang bisa ditangani oleh sebuah drive ketika menanti permintaan (request) berikutnya dari sistem. Besarnya buffer berkisar dari 2MB – 16MB. Semakin besar ukuran buffer, semakin banyak data yang bisa disimpan dan semakin cepat pengantaran datanya. Namun semakin besar ukuran buffer yang dikemaskan sebuah harddisk portabel, akan semakin mahal pula harga harddisk portabel tersebut.

4. Fitur Recovery
Pilihlah harddisk portabel yang dilengkapi dengan fitur backup and recovery. Fitur ini berguna di saat file-file Anda mengalami kerusakan atau korupsi data akibat hilangnya asupan listrik secara tiba-tiba, atau pun akibat serangan virus. Melalui fitur recovery, Anda akan bisa memulihkan data yang hilang/rusak.

5. Kemampuan PnP (plug and play)
Tancapkan kabelnya dan harddisk portabel langsung bisa dipakai tanpa perlu instalasi driver atau software apa pun, begitu maksud PnP. Kemampuan PnP khususnya diperlukan jika Anda bermaksud menggunakan satu harddisk portabel di beberapa komputer – PC di kantor, netbook di luar kantor, atau notebook di rumah.



Sumber:Kompas

Monday, May 18, 2009

Masalah Download dan Cara Menanggulangi


Masalah selalu bisa muncul tanpa bisa kita duga ketika mendownload, apalagi ditunjang dengan perkembangan dunia internet yang selalu update.

Inilah beberapa masalah yang mungkin muncul saat kita mendownload, beserta cara menanganinya.

1. File tidak lagi tersedia di situs yang dituju
Saat anda sedang mencari link untuk melakukan download, terkadang mendapatkan link yang sudah tidak aktif lagi, atau sering disebut Dead :ink. tentunya banyak alasa yang menyebabkan mengapa link tersebut mati. namun, berdasarkan pengalaman, kasus seperti ini biasanya ditemukan pada link-link yang berasal dari situs file hosting, seperti Rapidshare, Mega Upload dan lain sebagainya.

Seperti yang telah diberitahukan sebelumnya, file yang ditampung dalam server rapidshare memiliki batas waktu tertentu (apalagi jika anda mendownload dengan status free user). Saat batas waktu itu habis, tentu saja file tersebut akan dihapus dari dalam server.

Jika hal ini terjadi, anda dapat mencari mirror dari link tersebut. Mirror adalah link berbeda, tetapi dengan isi file yang sama. Jika link mirrorr pun sulit ditemukan, pilihan terakhir adalah dengan mencari link yang telah di upload ulang.

2. Koneksi Internet yang Tidak Stabil
Masalah ini bukanlah sebuah hal yang jarang terjadi bagi pengguna internet di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Tidak stabilnya koneksi internet mungkin telah menjadi hal yang lumrah dan wajar bagi pengguna internet. Satu-satuntya cara untuk meminimalisir kemungkinan itu adalah mengusahakan untuk melakukakn proses download di saat koneksi internet sedang stabil (biasanya di malam hari).

Jika masih sulit, usahakan anda mendownload dari situs yang mendukung proses download anda di stop-resume. Ketika mengalami kegagalan pun, anda tidak perlu mengulangnya dari awal.

3. Server Situs Mengalami Gangguan (Server Down)
Hal seperti ini jarang terjadi pada situs-situs web besar. Namun, apabila terjadi, anda dapat mengeceknya pada proses file yang anda download. Saat melakukan download, biasanya proses akan terputus di tengah jalan. Namun, ketika mendownload dari situs web lain, tidak menemui hambatan. Satu-satunya yang dapat dilakukan jika hal ini menimpa anda hanyalah menunggu hingga server tersebut kembali normal. Atau anda dapat mencari situs alternatif yang memiliki file serupa.

Sumber:Okezone

Thursday, May 14, 2009

Cheat Facebook

Langsung saja lha saya orangnya tidak terlalu suka dengan berbasa-basi.hehe.

Bagi yang punya FaceBook coba lakukan ini

1. Login ke Facebook-mu

2. Klik di mana aja di halaman facebook-mu sekali aja

3. Tekan Keyboardmu UP, UP, DOWN, DOWN, LEFT, RIGHT, LEFT, RIGHT, B, A, Enter

4. Klik kembali dimana aja di halaman facebook-mu

5. Klo berhasil amati apa yang terjadi

Selamat Mencoba

Sumber:Yogyafree