Wednesday, April 22, 2009

Menghindari Kejahatan Carding & ATM


Kejahatan carding bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang menjadi korban kejahatan tersebut.

Waktu beberapa hari yang lalu saya coba untuk jalan-jalan ke tempat belanja online di dalam benak saya sudah mempunyai niat JAHAT karena barang yang ditawarkan Muantap.saya mencoba mengklik salah satu Item/barang yang ingin di beli setelah itu saya mencoba membobol salah satu Bank ternyata BERHASIL menyusupinya karena saya takut ketahuan sama Polisi cybercrime jadi saya urungkan niat hanya sampai pada saat pengiriman barang saja.saya melakukan ini dengan beberapa tools yang diberikan oleh Engkong Google yang namanya
"Credit Card *********"terpaksa saya kasih bintang biar tidak merajalela para carding di dunia.Hehe.

Sedangkan secara Online, Carding bisa disebabkan keteledoran lemahnya security ssstem pengelola layanan online shopping dan pemilik Electronic Data Capture (EDC). Carding juga bisa dilakukan dengan cara mencuri data dari suatu database yang berisi daftar kartu kredit dan data pemilik lalu mengunakannya untuk belanja online atau melakukan transaksi online shopping.

Pencurian data ini bisa dilakukan oleh seseorang dengan cara melakukan hacking maupun dilakukan oleh karyawan yang menangani EDC suatu toko atau di perusahaan itu sendiri. Hal ini juga berpeluang terjadinya pengandaan kartu kredit.
Disini bisa terjadi akibat lemahnya keamanan yang bisa ditembus dengan berbagai teknik hacking semacam SQL Injection.

Untuk mencegah kejahatan Carding,berikut saya membagi Tips agar anda tak menjadi korban kejahatan tersebut tips ini dari moderator dari Yogyafree. Ada beberapa cara untuk mencegahnya mulai dari fisik hingga online.



Secara Fisik mungkin anda bisa melakukan hal-hal seperti di bawah ini:

1. Anda harus memastikan kartu kredit yang anda miliki tersimpan pada tempat yang aman.

2. Jika kehilangan kartu kredit dan kartu identitas kita, segeralah lapor ke pihak berwajib dan segera lakukan pemblokiran pada saat itu juga.

3. Jangan tunggu waktu hingga anda kebobolan karena digunakan oleh orang lain ( baik untuk belanja secara fisik maupun secara online ).

4. Pastikan jika Anda melakukan fotocopy kartu kredit dan kartu identitas tidak sampai digandakan oleh petugas atau pegawai fotocopy.

5. Jangan asal atau sembarang menyuruh orang lain untuk memfotocopykan kartu kredit dan kartu identitas.

Secara Online, Anda dapat memperhatikan hal berikut:

1. Belanja di tempat yang aman, jangan asal belanja tapi tdk jelas pengelolanya atau mungkin anda baru pertama mengenalnya sehingga kredibilitasnya masih meragukan.

2. Pastikan pengelola Web mengunakan SSL ( Secure Sockets Layer ) yang ditandai dengan HTTPS pada Web Login Transaksi online.

3. Jangan sembarangan menyimpan FILE SCAN kartu kredit Anda sembarangan, termasuk menyimpannya dalam email.

4.Jangan percaya pada web belanja online,bank palsu.

Semoga bermanfaat dan berhati-hatilah kepada orang yang belum di kenal apalagi yang klimis,berdasi,menawarkan barang ini-itu.WASPADALAH

Chip dan Processor 28nm Segera Muncul


Sejak beberapa bulan lalu, Intel, ARM, dan AMD saling pamer teknologi proses 32-nanometer masing-masing. Namun prestasi mereka itu tidak akan bertahan lama. Segera muncul teknologi proses yang lebih kecil, 28nm.

Sebuah tim yang terdiri dari IBM, Chartered Semiconductor Manufacturing Ltd, GLOBALFOUNDRIES, Infineon Technologies, Samsung Electronics Co Ltd, dan STMicroelectronics sedang mengerjakan teknologi proses 28nm. Bersama-sama mereka mengembangkan teknologi proses CMOS (complementary metal oxide semiconductor) 28-nanometer, high-k metal gate (HKMG), low-power.



Ini berarti akan hadir chip-chip yang lebih kecil, lebih hemat energi yang dapat memproses informasi dengan lebih sedikit daya. Tim tersebut mengatakan bahwa platform teknologi rendah-daya, 28nm akan menguntungkan berbagai perangkat MID (mobile internet device) dan UMPC (ultra mobile PC), maupun netbook, dan juga ponsel pintar.

Tim tersebut cukup cerdik dengan menyiapkan jalur transisi 32nm-ke-28nm sehingga para kliennya dapat memulai desainnya pada teknologi HKMG 32nm, kemudian bertransisi ke teknologi 28nm untuk memanfaatkan densitas dan power, tanpa perlu melakukan desain ulang secara besar-besaran.

Hasil awal dengan beberapa klien dan mitra menunjukkan bahwa platform teknologi 28nm dapat memberikan peningkatan kinerja 40 persen dan lebih dari 20 persen penghematan daya—semua dari sebuah chip yang berukuran setengah —dibandingkan teknologi 45nm.



Sumber:Kompas